Wisata Dan Jajan Kesawan Square

Wisata Dan Jajan Kesawan Square

duniamalamdimedan.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Wisata Dan Jajan Kesawan Square.  Berikut ini kami akan memberikan pembahasan yang berkaitan dengan artikel yang membahas mengenai Wisata Dan Jajan Kesawan Square

Berkunjung ke Gedung Lonsum, Anda juga direkomendasikan untuk tak melewatkan Kesawan Square. Lokasi Gedung Lonsum memang sangat berdekatan dengan tempat wisata di Medan yang satu ini. Di sini, wisatawan tak hanya bisa menemukan deretan gedung tua bersejarah, tapi ada pula beragam kafe instagramable yang bisa menjadi pilihan tempat nongkrong.Selain itu, berkunjung ke tempat wisata ini pada malam hari juga bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan. Anda akan menjumpai keberadaan tenda-tenda yang menawarkan beragam jenis makanan. Ada menu halal, ada pula makanan nonhalal. Tanda untuk mengenali makanan tersebut pun mudah, yakni atribut warna biru untuk kuliner halal dan warna merah untuk menu nonhalal.

Kesawan menyimpan banyak bangunan tua dan situs sejarah. Kawasan ini terpaut dengan Esplanade sebagai pusat aktivitas Medan tempo dulu. Satu dari banyak bangunan cagar budaya di Kesawan adalah Tjong A Fie Mansion. Lainnya Restoran Tip Top.Menurut sejarawan Muhammad TWH, nama Kesawan diambil dari bahasa Karo dari akar kata kesawahen yang artinya kampung. Sedangkan sejarahwan Tuanku Luckman Sinar Basarshah-II SH, berpendapat kesawahen bermakna ke sawah.

Baca Juga : Kunjungan Wisata Ke Tjong A Fie Mansion

Rumah Tjong A Fie merupakan rumah dengan perpaduan gaya Cina dan Eropa yang selesai dibangun tahun 1900. Disain rumah Tjong A Fie mirip dengan rumah kerabatnya di Pulau Penang, Malaysia, bernama Cheong Fatt Tze. Tjong A Fie datang dari Kanton tahun 1875 bersama saudaranya, Tjong Yong Hian, dan kemudian menjadi Majoor der Chineezen. Tjong A Fie salah seorang pendiri Colonial Institute di Amsterdam yang saat ini bernama Koninklijk Instituut voor de Tropen.

Restoran Tip Top
Tip Top adalah restoran tertua di Medan. Restoran ini didirikan tahun 1929 dengan nama Jangkie, sesuai nama pemiliknya, di Jalan Pandu. Tahun 1934 pindah ke lokasi sekarang yang saat itu mulai ramai oleh bisnis dan berganti nama menjadi Tip Top. Menikmati es krim khas Tip Top memiliki arti tersendiri. Betapa tidak. Tip Top adalah satu dari sedikit restoran es krim tua di Indonesia yang masih mempertahankan resep antiknya. Sejajar dengan Ragusa di Jakarta, Zangrandi di Surabaya, Toko Oen di Malang dan Semarang.

Related posts