Perempuan Malam di Jalanan Kota Medan

Perempuan Malam di Jalanan Kota Medan

duniamalamdimedan.web.id – Malam sudah datang, menyitari kota medan yang masih saja ramai dengan orang berjualan atau yang hendak pulang dari tempat tongkrongannya. Tidak luput dari Perempuan malam(PSK).

Malam baru saja tiba, jalanan Kota Medan masih tampak disesaki kendaraan roda dua maupun roda empat yang berlalu-lalang. Akan tetapi, keramaian itu tidak lantas menyurutkan ‘perempuan malam’ menyeruakkan aromanya di beberapa pinggiran jalan.

Mereka adalah para pekerja seks komersil (PSK). Perempuan yang sengaja menjajakan diri kepada lelaki hidung belang. Dan umumnya, mereka berburu kupu-kupu malam memajangkan diri di seputaran Jalan Gajah Mada, Jalan Iskandar Muda, Jalan Wahid Hasyim, Jalan Gatot Subroto, Medan.

wajah-wajah para PSK sudah mulai bermunculan di pinggir jalan. Seperti di Jalan Iskandar Muda, tiga orang PSK sudah terpatri di trotoar jalan. Pakaiannya seksi ala rok mini. Di tangan kirinya tampak tas sandang tengah bergelantung.

Hanya saja, pada saat itu, mereka masih mengenakan jacket agar terlihat layaknya seperti penumpang angkutan kota (angkot). Sementara PSK yang lain, ada yang masih mengenakan alat perias wajah di salah satu warung.

Kemudian, lokasi itu kembali disambangi Okezone sekira pukul 23.00 WIB, ketiga PSK tadi sudah melepas jaketnya. Dan saat itu mereka sudah tampak benar-benar berpakaian seksi, mengumbar aurat.

Berdiri di pinggir jalan menanti para lelaki hidung belang singgah. Berharap transaksi seks mulus, dan dituntaskan ke suatu tempat.

Sementara di Jalan Gajah Mada, umumnya para PSK duduk di atas becak bermotor (bettor). Namun ada juga satu-dua orang yang memilih berdiri. Di sana, PSK datang dari berbagai usia. Ada yang tampak masih berusia 18-25 tahun, bahkan ada pula yang sudah mencapai usia separuh baya.

Baca juga :

Cari Kerang Malam di medan, Papa kerang
Warkop Agam Senyum , Medan

Dan bila melihat pengemudi sepeda motor ataupun mobil berjalan lambat di depan mereka, kupu-kupu malam sontak mengucapkan kata-kata sapaan. Atau sekedar berbasa-basi agar para lelaki hidung belang itu mau menikmati tubuh mereka dan membayar sesuai tarif yang sudah disepakati.

Setelah mendekat, para wanita seksi itu berharap, aroma parfum dari tubuh mereka bisa membuat para si hidung belang merogoh kocek yang dalam.

Related posts